ANALISIS SURVEILANS EPIDEMIOLOGI MENGGUNAKAN ARCVIEW GIS 3.3 SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD (DI KECAMATAN KUNDURAN KABUPATEN BLORA)

Puguh Ika Listyorini

Sari


Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Blora meningkat di tahun 2012. Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten serta Puskesmas di Kabupaten Blora perlu mengevaluasi program pencegahan DBD yang selama ini dilakukan. Keberhasilan program pencegahan DBD tidak lepas dari sistem penggolahan data faktor resiknya. Selama ini banyak Puskesmas di Kabupaten Blora yang masih menggunakan cara manual dalam menggelola data hasil surveilans DBD. Cara ini membutuhkan waktu yang lama, bahkan ada kemungkinan ketidakakuratan. Ketidakakuratan penggolahan data akan berpengaruh pada rancangan program pencegahan DBD. Sehingga, perlu dikembangkan model penggolahan data secara komputerisasi, salah satunya yaitu dengan pemanfaatkan program Arcview GIS 3.3. Dengan Arcview GIS 3.3 akan dihasilkan peta faktor resiko DBD. Dengan adanya peta faktor resiko diharapkan pengambilan keputusan dalam program pencegahan DBD akan lebih tepat dan akurat. Sehingga, memudahkan untuk kegiatan intervensi dalam rangka sistem pencegahan dan pengendalian DBD di Kabupaten Blora.
Kata Kunci    :     Surveilans Epidemiologi, DBD, Arcview GIS 3.3.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.