MANAJEMEN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA DI UNIT REKAM MEDIS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Anton Susanto

Sari


Abstrak

Keberadaan unit rekam medis pada suatu rumah sakit sangat penting. Hal ini karena sebagai sumber informasi yang berasal dari data rekam medis,  oleh sebab itu perlu adanya manajemen mutu  yang baik  dalam penggelolaan rekam medis sehingga dapat digunakan sebagai landasan perencanaan dan untuk menilai kinerja unit pelayanan medis. Permasalahan pengelolaan rekam medis masih terjadi di Rumah Sakit PKU Muhamadiyah Surakarta yaitu  penempatan petugas rekam medis belum sesuai dengan kompetesinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui  bagaimana penerapan manajemen mutu Sumber daya Manusia di unit rekam medis PKU Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini adalah kualitatif  dengan menggunakan pendekatan studi kasus (Case Study). Informan utama yang dipilih oleh peneliti terdiri 2  koordinator pengelolaan rekam medis  dan Informan Triangulasi  terdiri dari Manajer Unit  Rekam Medis Staf  rekam medis. dan PPSDM. Cara pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah telah melakukan perencanaan terhadap  rekrutmen petugas rekam medis dengan baik. Pelaksanaan Monitoring dari perencanan karyawan, SOP dan sarana prasarana telah di secara berkala yakni  harian, bulanan dan tahunan. Identifikasi  dari  permasalahan yang timbul adalah  kedisiplinan, loyalitas, ketelitian.Tindakan dan solusi yang telah dilakukan adalah mendapatkan surat peringatan (SP), pemotongan insentif.

Kata kunci : Rekam Medis,  Petugas, Manajemen Mutu

 

Abstract

The existence of a medical record unit in a hospital is very important. This is because as a source of information derived from medical record data, therefore it is necessary to have good quality management in medical record management so that it can be used as a basis for planning and to assess the performance of medical service units. The problem of managing medical records still occurs in PKU Muhamadiyah Surakarta Hospital, that is, the placement of medical records officers is not yet in accordance with their competencies. The purpose of this study is to find out how the implementation of quality management of human resources in PKU Muhammadiyah Surakarta medical record unit. This research is qualitative using a Case Study approach. The main informants selected by the researchers consisted of 2 coordinators for managing medical records and Triangulation Informants consisting of Staff Records Unit Managers Medical records. and PPSDM. How to collect data using structured interview techniques. The results showed that PKU Muhammadiyah Hospital had planned well the recruitment of medical records officers. Monitoring of the initial planning has been periodically namely daily, monthly and yearly. Identification of problems that arise are discipline, loyalty, accuracy. The actions and solutions that have been done are getting a warning letter (SP), cutting incentives

Keywords: Medical Record, Officer, Quality Management

Teks Lengkap:

Unduh Naskah Lengkap

Referensi


Agus Sugiarto dan Teguh Wahyono. 2005. Manajemen Kearsipan Modern.Yogyakarta: Gava Media.

Alwi, A. 2011.Analisis Mutu Pelayanan Kesehatan Ditinjau dari Aspek Input RumahSakit di Instalasi Rawat Inap RSU. Haji Makassar. Jurnal MKMI, Vol 7 No.1,April 2011, hal 141-149

Arian, Robertus. 2011. Cara Rumah Sakit Mengukur Mutu Pelayanan. robertusarian.wordpress.com

Anwar Prabu Mangkunegara. 2003. Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama

Ambar Teguh Sulistiyani. 2003. Manajemen dan Sumber Daya Manusia : Konsep Teori dan Pengembangan Dalam Konteks Organisasi Publik. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Azwar, A. (1994). Program Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta:Yayasan Penerbitan Ikatan Dokter Indonesia.

Akbar, MS. 2014. Gambaran Pengelolaan Rekam Medis di RSUD Sawerigading Kota Palopo. [Skripsi Ilmiah]. Makasar: Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Boekitwetan, Paul.1996. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Mutu Rekam Medis Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam RSUP Fatmawati Jakarta. [Tesis Ilmiah]. Jakarta: Program Pascasarjana UI.

Bawelle, S.C, Sinolungan, J.S.V, Hamel, R.S. (2013). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan pelaksanaan Keselamat Pasien (Patient Safety) di Ruang Rawat Inap RSUD Liun Kendage Tahuna. Ejournal keperawatan.1.1

Brown, Lori DiPrete, Lynne M. F., Nadwa Rafeh, & Theresa Hatzell. 1990. Quality Assurance Of Health Care In Developing Countries. Quality Assurance Project, USA

Bustami. 2011. Penjaminan Mutu Pelayanan Kesehatan & Akseptabilitasnya. Jakarta : Erlangga

Chong, T. A., 2005, The synergies of the learning organization, visual factory management, and on the job training. Performance Improvement, 44, 15-20.

Depkes RI, 2006 . Pedoman Penyelenggaraan dan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia, Revisi III, Jakarta

Depkes. 2007.Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan RI

Depkes RI. 2008. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/MenKes/Per/III/2008 Tentang Rekam Medis. Jakarta: Depkes RI.

Depkes RI. 2004. Pedoman Penyusunan Perencanaan SDM Kesehatan di Tingkat Provinsi, Kab/Kota serta Rumah Sakit, Jakarta: Direktorat Jendral Pelayanan Medik

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Jakarta.

Donabedian A. 1982. Exploitating In Quality Assesment And Monitoring. The Definition Of Quality and Approaches To Its Assessment. Health Administration Press, Ann Arbor, Michigan Vol I.

Endarwati, Kurnia. (2012) Penentuan Tarif Jasa Rawat Inap Dengan Metode Activity Based Costing Untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Pada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. [Tesis Ilmiah]. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Fauziah U., Sugiarti I.,2014. Gambaran Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Ruang VII Triwulan IV Tahun 2013 Di Rumah Sakit Umum Daerah Tasikmalaya. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, ISSN:2337-585X, Vol.2, No.1, Maret 2014

Fred C. Windisch, F. C., 2007. In A Leadership Guide for Combination Fire Departments. Sudbury: Jones and Bartlett.

Gaspersz, Vincent. (2003). Total Quality Management. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Giyana F, 2012. Analisis Sistem Pengelolaan Rekam Medis Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012, Halaman 48 – 61

Hatta, GR. 2013. Pedoman manajemen informasi Kesehatan di sarana pelayanan kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia (UI Press)

Kurniawan D, Lubis AR, Adam M. 2012. Pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan Internasional Federation Red Cross Banda Aceh. Jurnal Ilmu Manajemen [Internet]. [diunduh 2016September 06]; 1(1): 132-146. Tersedia pada: http://prodipps.unsyiah.ac.id.

Menkes RI. 2013. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 55 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis.

Menkes RI. 2014. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 81 Tahun 2014 tentang PedomanPenyusunanPerencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Tingkat Propinsi.

Minarti, Sri. 2011. Manajemen Sekolah: Mengelola Lembaga Pendidikan Secara Mandiri. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Muninjaya, A. A. Gde, Manajemen Kesehatan Edisi 2. Penerbit Buku Kedokteran ECG, Jakarta Tahun 2004

Murdani E. 2007. Pengembangan Sistem Informasi Rekam Medis Rawat Jalan Untuk Mendukung Evaluasi Pelayanan di RSU Bina Kasih Ambarawa, [Tesis Ilmiah]. Semarang : Universitas Diponegoro.

Mudiartha Utama, Mujiati, Ardana. 2001. Buku Ajar Manajemen Sumber Daya Manusia, UPT Penerbit Universitas Udayana

Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya

Praningrum, 2002, Pengaruh Praktek Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Komitmen Pimpinan Pada Kualitas Di Rumah Sakit Kota Bengkulu, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, No. 3, p. 156-165.

Ragawanti, Erlinda ;Bambang Swasto,Arik Prasetya. 2014. Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadapkinerja Karyawan (Studi Pada KaryawanKantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara) . Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)| Vol. 8 No. 2 Maret 2014

Rivai,Veithzal. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk perusahaan. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Rustiyanto, Ery. 2010. Etika Profesi Perekam Medis dan Informatika Kesehatan. Yogyakarta : Graha Ilmu

Sengawang, hardy. 2011. mutu pelayanan kesehatan. Diakses pada tanggal : 02 November 2016. http://hardysengawang.blogspot.co.id/2011/12/makalah-mutu-pelayanan-kesehatan.html

Siregar SF.2014. Perencanaan Sumber Daya Manusia . Universitas Sumatera Utara

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuntitatif Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta

Tominanto. 2010. Card Elektrik (Barcode) Sebagai Sistem Komputerisasi Rekam Medis di Rumah Sakit Medika Mulya Wonogiri, Jurnal Ilmu Rekam Medis dan Informatika Kesehatan., vol. 1, no. 1, pp. 1–16, 2010.

Ulfa, HM.2015 . Analisis Pelaksanaan Pengelolaan Rekam Medis Di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No.2 Oktober 2015, ISSN: 2337-6007 (online); 2337-585X (Printed)

Wijono, DMS. 2000. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan, Airlangga University Press, Surabaya.

WHO, 2002. Medical Records Manual: A Guide for Developing Countries. Geneva.

Syukur, Agus. 2010. 5R,ISO 9001:2008 dan Poka Yoke. Yogyakarta: Kata Buku

Zalukhu, WO. 2010. Pengelolaan Rekam Medis Dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Pada Rumah Sakit Umum Gunungsitoli. [Skripsi Ilmiah]. Sumatra Utara: Fakultas Sastra, Universitas Sumatra Utara.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.